Anggapan bahwa semua unggas dapat terinfeksi virus AI H5N1 adalah kurang benar karena virus tersebut hanya menginfeksi pada ayam, burung puyuh, kalkun dan burung unta. “Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan merpati, perkutut, derkuku, pentet, cucak rowo, murai batu, kutilang, parkit, kenari dan burung ocehan lainnya terinfeksi virus AI H5N1. Jika ada tindakan pemusnahan burung tersebut merupakan tindakan yang kurang bijaksana dan cenderung merugikan masyarakat,” kata pakar burung ini.
Metode Rapid Test (test cepat) tidak bisa dipakai untuk meneguhkan diagnosa terinfeksi virus H5N1. “Tindakan pemusnahan unggas sehat yang didasarkan dari hasil uji dengan rapid test di lapangan sangat merugikan masyarakat,” tukas dosen yang pernah studi di Institut Penyakuit Unggas, di Tier Medizin (Humas UGM) Detail:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar